(Literasi Kelas X-XII) Banyak Forum di Media Sosial, Bagaimana Memanfaatkannya?

(Literasi Kelas X-XII) Banyak Forum di Media Sosial, Bagaimana Memanfaatkannya?

KOMPAS.com - Media sosial seakan kini tak bisa dilepaskan dari keseharian masyarakat. Coba lihat, ada berapa akun yang Anda miliki di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter. Tak hanya akun pribadi, di media sosial juga banyak kita temukan akun-akun forum ataum komunitas. Forum-forum ini ada yang memanfaatkannya untuk berbagi karena punya kesamaan hobi, pandangan politik, atau berbagai informasi di suatu daerah tertentu seperti Info Jakarta, Info Cegatan Jogja, Info Cegatan Solo, dan lain-lain. Namun, ada pula yang memanfaatkan forum untuk berbagi pandangan politik dan tak jarang berujung pada saling menyudutkan. Bagaimana melihat fenomena forum di media sosial?

Sosiolog dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta Drajat Tri Kartono mengatakan, media sosial sebenarnya memiliki dua sisi, positif dan negatif. "Sisi positif, media sosial bisa menjadi arena untuk penghubung terhadap interest yang sama antar penggunanya," kata Drajat saat dihubungi Kompas.com, Minggu (12/1/2020). Pengggunaan media sosial secara positif, menurut dia, bisa dilakukan dengan mengunggah konten yang tidak memperhitungkan keuntungan, tetapi lebih pada rasa solidaritas serta rasa empati terhadap sesama. Sementara, sisi negatif dari media sosial, jika digunakan untuk mengeksplorasi, mengekspolitasi, dan representasi diri secara berlebihan. Kedua sisi tersebut, ujar Drajat, tergantung dari niat pengguna media sosial itu sendiri. "Media sosial yang digunakan secara positif contohnya seperti adanya grup-grup atau forum di media sosial Facebook untuk menginformasikan peristiwa di daerahnya masing-masing," kata dia.

Munculnya grup-grup di Facebook seperti Info Cegatan Jogja, Info Cegatan Solo, Info Jakarta, dan lain-lain untuk kepentingan meningkatkan modal sosial. Selain itu, meningkatkan fungsi positif dari ruang publik ketika bermedia sosial. Media sosial adalah ruang publik yang bebas dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang berkepentingan. "Nah cuma memang, itu (media sosial) harus diatur penggunaannya," kata Drajat. Mereka yang berada dalam grup-grup tersebut juga mempunyai peranan untuk melakukan kontrol.

Sumber :
Kompas.com/ Dandy Bayu Bramasta | Editor: Inggried Dwi Wedhaswary

Gambar : Jagad.id