(LITERASI KELAS X) Garuda Indonesia

(LITERASI KELAS X) Garuda Indonesia

Garuda Indonesia adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia yang terbang ke lebih 40 tujuan domestik dan 36 tujuan internasional. Garuda Indonesia meraih penghargaan sebagai Maskapai Penerbangan Regional Terbaik di Dunia yang diberikan oleh Skytrax yang berbasis di London. Terbang untuk pertama kalinya di tahun 1949, saat ini Garuda Indonesia membawa lebih dari 25 juta penumpang setiap tahunnya. Garuda Indonesia mengoperasikan tipe pesawat berikut ini berdasarkan kelasnya masing-masing :

1. Kelas Utama (First Class)
Garuda Indonesia menggunakan pesawat Boeing 777-300ER yang menyediakan 8  kursi kelas utama dengan fasilitas mewah berikut :

  • Sliding door di setiap suite.
  • Kursi ekonomis yang dapat diubah menjadi tempat tidur datar yang dapat diatur melalui seat control di layar sentuh. Kursi ini juga dilengkapi dengan matras, selimut, dan bantal.
  • Meja untuk menikmati hidangan makanan, lemari dan lampu baca pribadi.
  • Pembatas suite di bagian tengah dapat disesuaikan untuk mempermudah percakapan dengan penumpang suite yang berada di sebelahnya.
  • In flight entertainment dengan 23.5 inci touch screen LCD yang dilengkapi remote control dan headphone kedap suara.

2. Kelas Bisnis (Executive Class)
Bagi kelas bisnis, Garuda Indonesia menggunakan Pesawat Boeing 747-400 dan Boeing 737 yang masih menggunakan kursi eksekutif lama dengan ruang kaki 46″ dan panjang kursi 16″. Sementara di Boeing 737 seri 300, 400, 500, dan 800 memiliki ruang kaki 41″ dan panjang kursi 19″. Adapun fasilitasnya adalah sebagai berikut :

  • Kursi model flat bed dengan ruang kaki 74″ dan dapat diandalkan hingga 180 derajat yang dilengkapi sandaran tangan 11 inci.
  • Layar sentuh LCD dengan AVOD, colokan listrik, serta lampu baca pribadi di setiap kursi.

3. Kelas Ekonomi (Economy Class)

  • Garuda Indonesia menggunakan tipe pesawat Air bus A330-200, Air bus A330-300, dan Boeing 737-800 NG dengan fasilitas kursi ekonomi yang lebih baru dengan layar sentuh LCD AVOD 9 inci.

Rata-rata umur pesawat yang digunakan oleh maskapai Garuda adalah di bawah 4 tahun untuk melakukan efisiensi bahan bakar dan biaya perawatan. Maskapai Garuda Indonesia juga menggunakan jenis pesawat ATR 72-600 yang beroperasi dengan nama Garuda Explorer, dan tipe Bombardier CRJ 1000 NextGen yang digunakan untuk melayani rute terpencil di Indonesia Timur. Berikut rincian jenis dan jumlah pesawat yang digunakan Garuda Indonesia :

  • LATR 72-600 – 8 buah
  • Bombardier CRJ 1000 – 15 buah
  • Airbus A330-200 – 11 buah
  • Airbus A330-300 – 11 buah
  • Boeing 737-800 – 76 buah
  • Boeing 747-400 – 2 buah
  • Boeing 777-300ER – 6 buah

Air Asia
Maskapai penerbangan yang berasal dari Malaysia ini melayani 26 rute dengan penerbangan yang terkoneksi melalui lima bandara penghubung, yaitu Cengkareng, Bandung, Denpasar, Surabaya, dan Medan.  Air Asia mengoperasikan tipe pesawat Airbus A320-200 dan Airbus A320Neo.

Citilink
Citilink adalah maskapai penerbangan berbiaya murah yang berdiri sejak tahun 2001 dengan bandara penghubung utama Bandara Internasional Juanda di Surabaya. Kini,  Citilink berfikir menggunakan satu jenis pesawat tipe Airbus A320-200 dalam kegiatan operasionalnya.

Sriwijaya Air
Sebagai maskapai penerbangan yang didirikan oleh perusahaan swasta murni yang didirikan oleh Canada Lee, Henry Lee, Johan Benjamin, dan Anda Halim,  Sriwijaya Air didirikan dengan visi untuk menyatukan seluruh kawasan Nusantara melalui pengembangan transportasi udara. Awal mulanya, Sriwijaya Air hanya mengoperasikan 1 armada Boeing 737-200 yang kini semakin bertambah seiring perkembangan konsumen yang tertarik menggunakan maskapai Sriwijaya Air. Berikut daftar jenis dan jumlah pesawat yang digunakan oleh Sriwijaya Air :

  • Boeing 737-300 – 11 buah
  • Boeing 737-400 – 5 buah
  • Boeing 737-500 – 15 buah
  • Boeing 737-800 – 5 buah

Kalstar
Terdaftar sebagai maskapai penerbangan yang memiliki kualitas keselamatan penerbangan, Kalstar Aviation merupakan maskapai yang berbasis di Serang. Didukung oleh 10 pesawat dengan tipe ATR 42-300, ATR 72-600, Boeing 737-500, dan ERJ195-200LR.

 

Wings Air
Maskapai penerbangan yang diresmikan tahun 2003 mengoperasikan penerbangan domestik ke seluruh Indonesia dan dua penerbangan ke Malaysia. Armada pesawat  Wings Air didukung oleh pesawat ATR 72-500 sebanyak 20 buah dan ATR 72-600 sebanyak 2 buah.

 

Tiger Airways
Maskapai yang berdiri sejak tahun 2003 ini merupakan nama maskapai penerbangan Singapura. Sebagai penerbangan berbiaya rendah pertama dari Singapura,  Tiger Airways menerima keputusan dari pemerintah Cina untuk terbang ke berbagai kota di selatan Cina seperti Haiti, Guangzhou, dan Stephen di tahun 2006. Penerbangan Tiger Airways memiliki 70 buah pesawat dalam armadanya dengan tipe A320-200 dengan kelas ekonomi yang memiliki 180 tempat duduk.

Wide Body Aircraft Wide Body Aircraft Wide body aircraft adalah pesawat dengan lebar lebih dari 20 kaki, mempunyai dua aisles atau biasa juga dikenal dengan twin-aisles, dengan tujuh kursi atau lebih sejajar. Diameter pesawat ini biasanya mencapai lima atau enam meter. Dalam kabin ekonomi, dapat mengakodasi tempat duduk dengan konfigurasi 3-4-3 atau 4-4-2, dengan total kapasitas mencapai 200 hingga 850 penumpang. Jenis ini memiliki pesawat terlebar mencapai enam meter dan dapat mengakomidasi hingga 11 penumpang sejajar. Rata-rata wide body aircraft memiliki izin terbang trans-atlantik dan trans-kontinental sehingga biasanya digunakan  untuk  penerbangan  jarak  menengah  dan  jarak  jauh.  Pesawat  jenis  ini  juga memerlukan landasan yang jauh lebih panjang.

Model-model wide body aircraft diantaranya adalah: Airbus A300, Airbus A330, Airbus A340, Airbus A350, Airbus A380, Boeing 747, Boeing 767, Boeing 777, Boeing 787 Dreamliner, Ilyushin Il-86, Ilyushin Il-96, L1011 Tristar, MD  DC-10  2. Narrow  Body  Aircraft  Narrow  Body  Aircraft  Narrow  body  aircraft  –  yang biasanya juga dikenal dengan sebutan pesawat lorong tunggal – adalah pesawat dengan lebar kabin  biasanya  mencapai  tiga  sampai  empat  meter.  Hanya  memiliki  satu  aisle,  konfigurasi tempat duduk pesawat ini biasanya 3-3, 2-3 atau terkadang 2-1 bahkan 1-1 untuk private jet dengan kapasitas kurang dari 250 orang. Narrow body aircraft umumnya tidak memiliki izin terbang trans-atlantik atau trans-kontinental dan hanya digunakan untuk penerbangan regional. Model-model narrow body aircraft diantaranya adalah: Airbus A320 family, Boeing 707, Boeing 720, Boeing 727, Boeing 737, Boeing 757, Douglas DC-8, Tupolev Tu-154, Tupolev Tu-204, Tupolev Tu-334, Sukhoi SSJ 100, Vickers VC10, BAC One-Eleven, BAe 146, Boeing 717, Bombardier C Series, Convair 880 dan 990, Fokker F28, Fokker 70, Fokker 100, McDonnell Douglas DC-9, McDonnell Douglas MD-80/MD-90, Antonov 148, Antonov 158, ATR-72, MA-60, dsb.

Pesawat Perintis Pesawat Perintis Jenis pesawat komersil terakhir adalah pesawat perintis. Pesawat ini berukuran kecil dengan berat kurang dari 6 ton. Pesawat jenis ini biasanya digunakan untuk menjangkau daerah-daerah terpencil, seperti di papua misalnya. Karena ukuran badan yang kecil, pesawat ini dapat mendarat di landasan pendek dan landasan tanah. Pesawat yang     digunakan     biasanya     jenis     Cessna,     Beechcraft,     Grumman,     dan     lain-lain.