(LITERASI KELAS X) EMOSI DAN PENGEMBANGAN DIRI

(LITERASI KELAS X) EMOSI DAN PENGEMBANGAN DIRI

1. Pengertian Emosi

Emosi adalah perasaan seseorang yang terkena pengaruh oleh adanya rangsangan yang ditangkap oleh indra. Kata “emosi” sering kali disalahartikan sebagai luapan rasa marah, padahal kata “emosi” itu sendiri mencakup semua perasaan orang yang terkena pengaruh stimulus.

Emosi merupakan faktor yang dapat membuat seorang manusia mengalami kesenangan atau kesedihan.  Karena  emosi  adalah  suatu  reaksi  seseorang  terhadap  apa  yang  terjadi  terhadap dirinya.

Adapun emosi dasar manusia yaitu:

•    Sedih

•    Cinta

•    Senang

•    Marah

•    Takut

2. Emosi Merupakan Salah Satu Unsur Kepribadian

Kepribadian menunjuk pada pengaturan sikap-sikap seseorang untuk berbuat, berpikir, dan merasakan, khususnya apabila dia berhubungan dengan orang lain atau menanggapi suatu keadaan. Kepribadian mencakup kebiasaan, sikap, dan sifat yang dimiliki seseorang apabila berhubungan dengan orang lain. Secara umum yang dimaksud kepribadian adalah sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang yang membedakan dengan orang lain.

Kepribadian seseorang bersifat unik dan tidak ada duanya. Unsur-unsur yang memengaruhi kepribadian seseorang itu adalah pengetahuan, perasaan, dan dorongan naluri.

a. Pengetahuan

Pengetahuan seseorang bersumber dari pola pikir yang rasional, yang berisi fantasi, pemahaman, dan pengalaman mengenai bermacam-macam hal yang diperolehnya dari lingkungan yang ada di sekitarnya. Semua itu direkam dalam otak dan sedikit demi sedikit diungkapkan dalam bentuk perilakunya di masyarakat.

b. Perasaan

Perasaan  merupakan  suatu  keadaan  dalam  kesadaran  manusia  yang  menghasilkan  penilaian positif atau negatif terhadap sesuatu atau peristiwa tertentu. Perasaan selalu bersifat subjektif, sehingga penilaian seseorang terhadap suatu hal atau kejadian akan berbeda dengan penilaian orang lain. Contohnya penilaian terhadap jam pelajaran yang kosong. Mungkin kamu menganggap sebagai hal yang tidak menyenangkan karena merasa rugi tidak memperoleh pelajaran. Lain halnya dengan penilaian temanmu yang menganggap sebagai hal yang menyenangkan. Perasaan mengisi penuh kesadaran manusia dalam hidupnya.

c. Dorongan Naluri

Dorongan naluri merupakan kemauan yang sudah menjadi naluri setiap manusia. Hal itu dimaksudkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia, baik yang bersifat rohaniah maupun jasmaniah. Sedikitnya ada tujuh macam dorongan naluri, yaitu untuk mempertahankan hidup, seksual, mencari makan, bergaul dan berinteraksi dengan sesama manusia, meniru tingkah laku sesamanya, berbakti, serta keindahan bentuk, warna, suara, dan gerak.

Semua itu dapat dirasakan berupa emosi yang akan timbul dari adanya pengetahuan, perasaan dan dorongan naluri seseorang.

3. Emosi Harus Dilatih, Dikendalikan dan Diarahkan

Adapun cara melatih, mengendalikan dan mengarahkan emosi antara lain :

1.  Berpikir  positif  dalam  arti  mencoba  melihat  sesuatu  peristiwa  atau  kejadian  dari  sisi positifnya.

2. Mencoba belajar memahami karakteristik orang lain. Memahami bahwa orang lain memang berbeda dan tidak dapat memaksakan orang lain berbuat sesuai dengan keinginan diri sendiri.

3. Mencoba menghargai pendapat dan kelebihan orang lain. Mereka mendengarkan apa yang dikemukakan orang lain dan mengakui kelebihan orang lain.

4. Introspeksi dan mencoba melihat apabila kejadian yang sama terjadi pada diri sendiri, mereka dapat merasakannya.

5. Bersabar dan menjadi pemaaf. Mengahadapi sesuatu dengan sabar dan maaf

6. Mengalihkan perhatian pada objek yang memicu munculnya emosi.

7. Berwudhu

8. Diam

9. Tenangkan hati ditempat yang nyaman.

10. Mencari kesibukan yang disukai

11. Curhat dengan orang lain atau konselor

Kemudian adapun cara menjaga emosi yaitu :

1.      Jika kita sedang melakukan suatu kewajiban, harus melaksanakan dengan baik. Hal itu dapat meminimalkan suatu masalah yang dapat mengganggu emosi kita

2.      Berusaha untuk disiplin, jika kita sedang melakukan sesuatu. Disiplin dapat membantu kita untuk menjadi pribadi yang dapat mengontrol tingkah laku yang wajar

3.      Berusahalah untuk berprestasi baik disaat sekolah maupun prestasi lainnya. Orang yang berprestasi dapat memiliki emosi yang positif seperti senang, gembira dan bahagia. Jika sekarang dalam kondisi senang akan berperilaku terarah dan terjaga.